Kinerja Reksa Dana Saat Pasar Bergejolak & Karakteristiknya
Jawaban singkatnya: saat pasar saham turun tajam, kinerja Reksa Dana tidak bergerak seragam karena isi portofolionya berbeda. Pada 9–16 Oktober 2026, rata-rata Reksa Dana saham turun 8,24% dan Reksa Dana campuran turun 6,52%, sedangkan Reksa Dana pasar uang naik tipis 0,10% (sumber: Infovesta Utama).
Apa yang terjadi di pasar?
IHSG turun 14,91% pada 12–16 Oktober 2026, termasuk turun 11,57% pada Jumat, 16 Oktober, dan BEI sempat menghentikan perdagangan sementara (sumber: BEI, data Tim Investasi Danapathi). Pada 15 Oktober 2026, MSCI mengumumkan konsultasi atas proposal reklasifikasi status Indonesia; masa masukan berlangsung hingga 30 April 2027 dan keputusan akhir dijadwalkan 30 Juni 2027 (sumber: Bisnis.com, 21 Oktober 2026). Setelah itu IHSG ditutup di 4.996 pada 19 Oktober (turun 3,64%) dan 5.387,90 pada 22 Oktober (naik 1,12%) (sumber: Kompas dan Kontan).
Kinerja Reksa Dana per jenis

Mengapa tiap jenis berbeda?
- Reksa Dana saham berinvestasi minimal 80% pada saham, sehingga nilainya terdampak langsung oleh pergerakan harga saham.
- Reksa Dana campuran memadukan saham, obligasi, dan pasar uang. Porsi sahamnya ikut terdampak langsung oleh pergerakan saham, sedangkan porsi lainnya dipengaruhi faktor berbeda.
- Reksa Dana pendapatan tetap berinvestasi pada surat utang. Harga surat utang dipengaruhi antara lain oleh suku bunga dan kondisi penerbit.
- Reksa Dana pasar uang berinvestasi pada instrumen pasar uang dan/atau surat utang dengan jatuh tempo kurang dari 1 tahun. Tidak terdampak langsung oleh harga saham karena tidak berinvestasi pada saham, tetapi nilainya tetap dapat naik maupun turun.
Panduan untuk investor
- Kenali profil risiko dan jangka waktu. Penurunan sementara lebih mudah dihadapi bila tujuan dan horizon investasi sudah jelas sejak awal.
- Diversifikasi tidak menghapus risiko, tetapi dapat membuat portofolio tidak bergantung pada satu jenis aset.
- Jangan memutuskan karena angka satu pekan. Pertimbangkan tujuan, jangka waktu, dan baca Prospektus.
Kenali dua produk Danapathi
Danapathi Money Market Fund adalah Reksa Dana pasar uang dengan kebijakan investasi pada instrumen pasar uang dan/atau surat utang dengan jatuh tempo kurang dari 1 tahun, profil risiko rendah. Danapathi Balance Fund adalah Reksa Dana campuran dengan kebijakan investasi ekuitas, pendapatan tetap, dan pasar uang masing-masing 1–79%, profil risiko sedang, sehingga porsi sahamnya ikut terdampak langsung oleh pergerakan saham. Minimum pembelian keduanya Rp100.000 melalui mitra distribusi resmi (APERD).
Pertanyaan yang sering diajukan
Mengapa kinerja Reksa Dana berbeda-beda saat IHSG turun?
Karena isi portofolionya berbeda. Reksa Dana saham dan campuran memiliki porsi saham sehingga nilainya ikut terdampak langsung oleh pergerakan harga saham. Reksa Dana pendapatan tetap dan pasar uang berinvestasi pada surat utang dan instrumen pasar uang, yang dipengaruhi faktor lain seperti suku bunga.
Apakah Reksa Dana pasar uang bisa turun?
Bisa. Reksa Dana pasar uang tidak terdampak langsung oleh harga saham karena tidak berinvestasi pada saham. Namun nilai investasinya tetap dapat naik maupun turun, misalnya oleh perubahan suku bunga, kondisi penerbit, dan likuiditas.
Apakah data ini adalah kinerja produk Danapathi?
Bukan. Angka di artikel ini adalah kinerja rata-rata per jenis Reksa Dana menurut Infovesta Utama, bukan kinerja produk Danapathi. Kinerja masa lalu tidak mencerminkan kinerja di masa yang akan datang.
Bagaimana memilih jenis Reksa Dana yang sesuai?
Mulai dari tujuan keuangan, jangka waktu, dan profil risiko Anda. Profil risiko diisi saat membuka akun melalui mitra distribusi resmi (APERD). Baca Prospektus dan Dokumen Informasi Produk sebelum berinvestasi.
Apa profil risiko Danapathi Money Market Fund dan Danapathi Balance Fund?
Menurut halaman produk di danapathi.co.id, Danapathi Money Market Fund memiliki profil risiko rendah dan Danapathi Balance Fund memiliki profil risiko sedang. Minimum pembelian keduanya Rp100.000 melalui mitra distribusi resmi (APERD).
Artikel ini disusun oleh Tim Investasi PT Danapathi Asset Management sebagai informasi edukasi, bukan rekomendasi untuk membeli atau menjual efek. Data pasar diambil pada 23 Oktober 2026 dan dapat berubah.
Disclaimer: Reksa Dana merupakan produk pasar modal dan tidak dijamin oleh pemerintah maupun lembaga penjamin simpanan. Investasi pada Reksa Dana mengandung risiko. Nilai investasi dapat naik maupun turun dan investor dapat mengalami kerugian. Kinerja masa lalu tidak mencerminkan kinerja di masa yang akan datang. Sebelum berinvestasi, calon investor wajib membaca dan memahami Prospektus serta Dokumen Informasi Produk. Danapathi Asset Management adalah Manajer Investasi yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Pembelian dan penjualan Reksa Dana dapat dilakukan melalui mitra distribusi resmi (APERD).