Produk Investasi

Produk Reksa Dana

Kategori Reksa Dana

Setiap kategori reksa dana memiliki karakteristik aset, tingkat risiko, dan tujuan investasi yang berbeda.

Karakteristik dan Kebijakan Investasi

Pemahaman terhadap kebijakan investasi dan tingkat risiko setiap kategori Reksa Dana membantu investor dalam menentukan strategi yang sesuai dengan profil risiko dan horizon investasi.

Reksa Dana Saham merupakan Reksa Dana yang menginvestasikan sebagian besar dananya pada efek saham. Jenis Reksa Dana ini ditujukan untuk investor dengan tujuan pertumbuhan nilai investasi jangka panjang dan toleransi risiko yang relatif tinggi, seiring dengan potensi fluktuasi nilai yang lebih besar.

Reksa Dana Campuran mengalokasikan dana pada kombinasi saham, obligasi, dan instrumen pasar uang. Produk ini memberikan fleksibilitas pengelolaan portofolio dengan tujuan memperoleh pertumbuhan dan pendapatan secara seimbang, dengan tingkat risiko menengah.

Reksa Dana Pasar Uang berinvestasi pada instrumen pasar uang berjangka pendek, seperti deposito dan surat utang dengan jatuh tempo kurang dari satu tahun. Reksa Dana ini cocok untuk investor yang mengutamakan likuiditas dan stabilitas, dengan tingkat risiko yang relatif rendah.

Reksa Dana Pendapatan Tetap berfokus pada investasi di efek bersifat utang, seperti obligasi pemerintah maupun korporasi. Produk ini bertujuan memberikan pendapatan yang lebih stabil dibandingkan Reksa Dana Saham, dengan tingkat risiko menengah dan jangka waktu investasi menengah hingga panjang.

Reksa Dana Syariah dikelola berdasarkan prinsip-prinsip syariah dan hanya berinvestasi pada instrumen yang sesuai dengan ketentuan syariah. Pengelolaannya diawasi oleh Dewan Pengawas Syariah, sehingga memberikan ketenangan bagi investor yang menginginkan investasi yang selaras dengan nilai dan prinsip syariah.

Konsultasikan Kebutuhan Investasi Anda

Tim kami siap membantu memberikan penjelasan produk secara komprehensif sesuai kebutuhan dan profil risiko Anda.

Hubungi Tim Kami

Reksa dana mengandung risiko. Kinerja historis tidak mencerminkan kinerja di masa depan. Calon investor wajib membaca dan memahami prospektus sebelum berinvestasi.

Hubungi Kami