Tabungan, Deposito, dan Reksa Dana Pasar Uang: Apa Bedanya?

Publikasi Artikel Investasi, Berita Pasar, dan Edukasi Investor dari Danapathi Asset Management.

Admin
Edukasi Investor
30 Oct 2026
Tabungan, Deposito, dan Reksa Dana Pasar Uang: Apa Bedanya?

Tabungan, Deposito, dan Reksa Dana Pasar Uang: Apa Bedanya?

Jakarta, Danapathi.co.id

Jawaban singkatnya: tabungan dan deposito adalah simpanan di bank yang dijamin LPS sesuai ketentuan yang berlaku, sedangkan Reksa Dana pasar uang adalah produk pasar modal yang dikelola Manajer Investasi, tidak dijamin LPS, dan nilainya mengikuti NAB per unit sehingga dapat naik maupun turun. Pada Hari Menabung Sedunia ini, kenali karakter ketiganya sebelum menentukan tempat menaruh dana sesuai tujuan dan jangka waktu Anda.

Perbedaan sekilas

Aspek Tabungan Deposito Reksa Dana pasar uang
Penyedia Bank Bank Manajer Investasi, dibeli melalui mitra distribusi resmi (APERD)
Jangka waktu Tanpa jangka waktu tertentu Jangka waktu tertentu Tanpa jangka waktu tertentu
Penjaminan LPS Ya, sesuai ketentuan Ya, sesuai ketentuan Tidak
Pergerakan nilai Saldo dan bunga sesuai ketentuan bank Pokok dan bunga sesuai ketentuan bank Mengikuti NAB per unit; dapat naik maupun turun
Risiko Sesuai produk bank Sesuai produk bank Ada; baca Prospektus

1. Tabungan: untuk dana harian

Tabungan adalah simpanan di bank yang mudah ditarik untuk kebutuhan sehari-hari. Dana pada tabungan dijamin LPS sesuai ketentuan yang berlaku.

2. Deposito: untuk dana dengan jangka waktu

Deposito adalah simpanan di bank dengan jangka waktu tertentu. Penarikan sebelum jatuh tempo dapat dikenai penalti sesuai ketentuan bank. Dana pada deposito dijamin LPS sesuai ketentuan yang berlaku.

3. Reksa Dana pasar uang: berbasis efek

Reksa Dana pasar uang berinvestasi pada instrumen pasar uang dan/atau surat utang dengan jatuh tempo kurang dari 1 tahun. Produk ini bukan simpanan bank dan tidak dijamin LPS. Nilainya mengikuti perubahan NAB per unit, sehingga dapat naik maupun turun, dan investor dapat mengalami kerugian. Reksa Dana pasar uang tidak terdampak langsung oleh harga saham karena tidak berinvestasi pada saham, tetapi tetap memiliki risiko. Pelajari lebih lanjut pada artikel Reksa Dana Saya Turun: 5 Hal yang Perlu Dilakukan Investor.

Cara memilih: mulai dari tujuan

  1. Tentukan tujuan dan jangka waktu dana Anda.
  2. Kenali profil risiko Anda dan seberapa nyaman menghadapi naik-turunnya nilai.
  3. Baca Prospektus dan Dokumen Informasi Produk sebelum memutuskan.
  4. Beli melalui mitra distribusi resmi (APERD) bila Anda memilih Reksa Dana.

Kenali produk Danapathi

Danapathi Money Market Fund adalah Reksa Dana pasar uang dengan kebijakan investasi 100% pada instrumen pasar uang dan/atau surat utang dengan jatuh tempo kurang dari 1 tahun, profil risiko rendah, mulai Rp100.000, bank kustodian Bank Central Asia. Biaya transaksi (maks.): pembelian, penjualan kembali, dan pengalihan 0%, sesuai halaman produk. Danapathi Balance Fund adalah Reksa Dana campuran dengan kebijakan investasi pada ekuitas, pendapatan tetap, dan pasar uang masing-masing 1–79%, profil risiko sedang, mulai Rp100.000, bank kustodian Bank DBS Indonesia; porsi sahamnya ikut terdampak langsung oleh pergerakan harga saham. Biaya transaksi (maks.): pembelian 3%, penjualan kembali 3%, pengalihan 1%, sesuai halaman produk. Pembelian dilakukan melalui mitra distribusi resmi (APERD).

Pertanyaan yang sering diajukan

Apakah Reksa Dana pasar uang sama dengan tabungan atau deposito?

Tidak. Tabungan dan deposito adalah simpanan di bank, sedangkan Reksa Dana pasar uang adalah produk pasar modal yang dikelola Manajer Investasi. Nilainya mengikuti NAB per unit dan dapat naik maupun turun.

Apakah Reksa Dana pasar uang dijamin LPS?

Tidak. Tabungan dan deposito dijamin LPS sesuai ketentuan yang berlaku, sedangkan Reksa Dana tidak dijamin oleh LPS maupun pemerintah.

Berapa minimal pembelian Danapathi Money Market Fund?

Minimal pembelian Rp100.000 melalui mitra distribusi resmi (APERD), sesuai informasi pada halaman produk di danapathi.co.id.

Apakah Reksa Dana pasar uang bisa turun nilainya?

Bisa. Walaupun berprofil risiko rendah dan tidak berinvestasi pada saham, nilainya tetap dapat naik maupun turun, dan investor dapat mengalami kerugian.


Artikel ini disusun oleh Tim Investasi PT Danapathi Asset Management sebagai informasi edukasi, bukan rekomendasi untuk membeli atau menjual efek. Informasi produk bersumber dari halaman produk di danapathi.co.id.

Disclaimer: Investasi pada Reksa Dana mengandung risiko. Danapathi Asset Management adalah Manajer Investasi yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).