Reksa Dana Saya Turun: 5 Hal yang Perlu Dilakukan Investor
Jawaban singkatnya: nilai Reksa Dana memang dapat naik maupun turun mengikuti perubahan NAB per unit. Saat nilainya turun, langkah yang tenang adalah memahami penyebabnya, meninjau kembali tujuan dan jangka waktu investasi, serta tidak mengambil keputusan hanya karena angka satu hari. Panduan ini bersifat edukasi dan bukan rekomendasi membeli atau menjual.
Mengapa nilai Reksa Dana bisa turun?
Nilai Reksa Dana mengikuti nilai aset dalam portofolionya, sehingga tiap jenis Reksa Dana memiliki penyebab yang berbeda:
- Reksa Dana saham berinvestasi minimal 80% pada saham, sehingga nilainya terdampak langsung oleh pergerakan harga saham.
- Reksa Dana campuran memadukan saham dan pasar uang. Porsi sahamnya ikut terdampak langsung oleh pergerakan saham.
- Reksa Dana pendapatan tetap berinvestasi pada surat utang. Harganya dipengaruhi antara lain oleh suku bunga dan kondisi penerbit.
- Reksa Dana pasar uang berinvestasi pada instrumen pasar uang dan/atau surat utang dengan jatuh tempo kurang dari 1 tahun. Tidak terdampak langsung oleh harga saham karena tidak berinvestasi pada saham, tetapi nilainya tetap dapat naik maupun turun.

5 hal yang perlu dilakukan investor
- Pahami penyebabnya. Lihat jenis dan komposisi portofolio pada Fund Fact Sheet, lalu kaitkan dengan penyebab penurunan, misalnya pergerakan harga saham atau perubahan suku bunga.
- Tinjau kembali tujuan dan jangka waktu. Penurunan sementara lebih mudah dihadapi bila dana memang disiapkan untuk jangka panjang. Dana yang dibutuhkan dalam waktu dekat perlu dipertimbangkan secara berbeda.
- Cocokkan dengan profil risiko. Periksa apakah risiko produk yang Anda pegang masih sesuai dengan kemampuan dan kenyamanan Anda menghadapi fluktuasi nilai.
- Hindari keputusan impulsif. Jangan memutuskan karena angka satu hari atau satu pekan. Diversifikasi tidak menghapus risiko, tetapi dapat membuat portofolio tidak bergantung pada satu jenis aset.
- Rujuk informasi resmi. Baca Prospektus, Dokumen Informasi Produk, dan Fund Fact Sheet. Pertanyaan tentang pembelian atau penjualan dapat diajukan kepada mitra distribusi resmi (APERD).
Kenali dua produk Danapathi
Danapathi Money Market Fund adalah Reksa Dana pasar uang dengan kebijakan investasi pada instrumen pasar uang dan/atau surat utang dengan jatuh tempo kurang dari 1 tahun, profil risiko rendah, mulai Rp100.000. Danapathi Balance Fund adalah Reksa Dana campuran dengan kebijakan investasi ekuitas, pendapatan tetap, dan pasar uang masing-masing 1–79%, profil risiko sedang, sehingga porsi sahamnya ikut terdampak langsung oleh pergerakan harga saham. Pembelian melalui mitra distribusi resmi (APERD).
Pertanyaan yang sering diajukan
Apakah Reksa Dana yang nilainya turun pasti merugi?
Penurunan NAB per unit berarti nilai investasi Anda saat ini lebih rendah dibanding sebelumnya. Hasil akhirnya bergantung pada NAB saat Anda menjual serta jangka waktu investasi Anda, dan investor dapat mengalami kerugian.
Apakah Reksa Dana pasar uang bisa turun?
Bisa. Reksa Dana pasar uang tidak terdampak langsung oleh harga saham karena tidak berinvestasi pada saham. Namun nilainya tetap dapat naik maupun turun, misalnya oleh perubahan suku bunga, kondisi penerbit, dan likuiditas.
Kapan sebaiknya Reksa Dana dijual?
Danapathi tidak memberikan rekomendasi membeli atau menjual. Keputusan bergantung pada tujuan keuangan, jangka waktu, profil risiko, dan kebutuhan dana Anda. Anda dapat berkonsultasi dengan mitra distribusi resmi (APERD).
Di mana saya bisa melihat komposisi dan NAB per unit Reksa Dana?
Informasi tersebut tersedia pada Fund Fact Sheet dan halaman produk di danapathi.co.id, serta pada Prospektus dan Dokumen Informasi Produk.
Artikel ini disusun oleh Tim Investasi PT Danapathi Asset Management sebagai informasi edukasi, bukan rekomendasi untuk membeli atau menjual efek. Informasi produk bersumber dari halaman produk di danapathi.co.id.
Disclaimer: Reksa Dana merupakan produk pasar modal dan tidak dijamin oleh pemerintah maupun lembaga penjamin simpanan. Investasi pada Reksa Dana mengandung risiko. Nilai investasi dapat naik maupun turun dan investor dapat mengalami kerugian. Kinerja masa lalu tidak mencerminkan kinerja di masa yang akan datang. Sebelum berinvestasi, calon investor wajib membaca dan memahami Prospektus serta Dokumen Informasi Produk. Danapathi Asset Management adalah Manajer Investasi yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Pembelian dan penjualan Reksa Dana dapat dilakukan melalui mitra distribusi resmi (APERD).