FAQ

Tentang Reksa Dana

Temukan jawaban atas berbagai pertanyaan umum seputar Reksa Dana dan cara berinvestasi bersama Danapathi Asset Management.

Reksa dana adalah wadah yang menghimpun dana dari masyarakat untuk diinvestasikan ke berbagai instrumen seperti saham, obligasi, dan pasar uang. Dana dikelola secara profesional oleh Manajer Investasi sesuai strategi dan tujuan tiap produk, sehingga Investor dapat berinvestasi tanpa harus mengelola portofolionya secara langsung.

Reksa dana menawarkan cara mudah dan terjangkau untuk berinvestasi di pasar modal. Dengan modal awal rendah, Anda dapat memiliki portofolio terdiversifikasi yang dikelola Manajer Investasi profesional, serta memantau kinerjanya secara transparan melalui Nilai Aktiva Bersih (NAB) dan laporan berkala.

Mulailah dengan memahami tujuan investasi dan profil risiko Anda — konservatif, moderat, atau agresif.
  • Reksa Dana Pasar Uang: risiko rendah (konservatif)
  • Reksa Dana Pendapatan Tetap: keseimbangan antara risiko dan hasil (moderat)
  • Reksa Dana Saham: potensi hasil jangka panjang dengan risiko lebih tinggi (agresif)
Pelajari juga Prospektus dan Fund Fact Sheet tiap produk untuk memahami strategi, biaya, dan kinerja historisnya. Anda dapat menggunakan Kalkulator Investasi atau berkonsultasi dengan tim Danapathi untuk menentukan pilihan terbaik.

Beberapa risiko dalam reksa dana meliputi:
  • Risiko pasar, yaitu fluktuasi harga saham, obligasi, atau instrumen lain yang memengaruhi nilai investasi.
  • Risiko kredit, jika penerbit efek (Emiten) mengalami kesulitan memenuhi kewajibannya.
  • Risiko likuiditas, ketika efek dalam portofolio sulit dijual sehingga dapat memengaruhi pencairan investasi.
  • Risiko suku bunga, terutama pada Reksa Dana Pendapatan Tetap, karena perubahan suku bunga memengaruhi harga obligasi.
  • Risiko industri dan ekonomi, akibat perubahan kondisi ekonomi, politik, atau kinerja sektor tertentu.
  • Risiko perubahan peraturan, termasuk peraturan perpajakan atau kebijakan pasar modal yang dapat memengaruhi kinerja Reksa Dana.
  • Risiko pembubaran Reksa Dana, jika nilai dana kelolaan turun di bawah batas minimum sesuai ketentuan OJK.
Risiko dapat diminimalkan melalui diversifikasi dan pengelolaan profesional oleh Manajer Investasi.

Investasi reksa dana dapat dimulai dari nominal terjangkau, mulai Rp100.000. Ketentuan minimum bisa berbeda untuk setiap produk. Informasi lengkapnya tersedia pada laman produk reksa dana terkait.

Kinerja reksa dana dapat dilihat dari perkembangan Nilai Aktiva Bersih per Unit (NAB/Unit) serta Fund Fact Sheet berkala. Bandingkan dengan benchmark untuk menilai konsistensi pertumbuhan dan potensi hasil.

Tidak ada pajak langsung untuk Investor. Pajak sudah diperhitungkan di tingkat reksa dana sesuai Pasal 4 ayat (3) huruf i Undang-Undang No. 36 Tahun 2008 tentang Pajak Penghasilan. Dengan demikian, hasil investasi yang diterima Investor sudah bersih dari kewajiban pajak terkait.

Ya. Investor dapat menambah investasi (subscription), menjual kembali (redemption), atau mengalihkan antar produk (switching) sesuai kebutuhan.

Anda dapat memantau investasi melalui portal online APERD (Agen Penjual Efek Reksa Dana) atau layanan nasabah Danapathi. Selain itu, pemantauan juga bisa dilakukan melalui platform AKSes KSEI (akses.ksei.co.id) menggunakan Single Investor Identification (SID) secara aman dan real-time.

Reksa dana diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan dikelola oleh Manajer Investasi berizin OJK. Dana disimpan secara aman oleh Bank Kustodian yang menjamin transparansi dan perlindungan Investor. Struktur ini memberikan tingkat keamanan tinggi bagi investasi Anda.